Rabu, 22 Februari 2012

Manfaat Sarang Burung Layang-layang


Sarang Burung Layang-layang dan Buah Zaitun
                Sewaktu Abrahah dengan bala tentaranya akan bergerak menuju Makkah untuk membinasakan Ka’bah, dengan tidak disangka-sangka datangalah kawanan burung –burung kecil berbondong-bondong. Tiap-tiap burung membawa tiga butir batu kecil-kecil yang sangat beracun, diparuhnya dan pada kedua kakinya.
             
   Burung-burung itu ternyata adalah serdadu Allah yang dilepaskan untuk menghujani musuh dengan batu-batu yang beracun. Firman Allah dalam surat Fiil ayat 3-5
                Dalm kitab-kitab tarikh islam diterangkan bahwa burung-burung itu datng dari laut. Kita menyebutnya burung laying-layang atau wallet yang bahasa latinnya Collocalia Fuciphaga.
                Kehidupan burung itu sangat tergantung pada daerah perairan seperti laut, sungai atau kolam, hutan dan sawah yang ditumbuhi tanaman-tanaman rendah. Sebab di situ biasanya terkumpul serangga-serangga terbang seperti capung, wereng, kutu, tenggeret, dan lain-lain. Serangga-serangga itulah yang menjadi makan burung wallet.
                Walet bertelur dua butir saja seperti burung dara. Telur itu bias menetas di udara lembab dengan kadar kelembaban 90%. Telur itu akan menetas pada masa 21 sampai 29 hari dieram.
                Yang menjadi sorotan kita, terutama sekali adalah sarangnya. Sarang tang tersusun dari air liurburung wallet itu dibina dengan tekun selama sebulan sehingga berbentuk seperempat bola. Di situlh ia bertelur dan mengeram.
                Mula-mula diduga bahwa sarang burung itu terdiri dari zat-zat yang ada di permukaan laut, karena burung-burung itu bersarang umumnya pada gua-gua di permukaan tepi laut.
                Barulh pada thun 1880 ada kenyataan bahwa sarang burung itu tidak mengandung zat nabti (unsure tumbuhan) seperti ganggang dan lain-lain, melainkan seluruhnya terdiri dari musin (lendir) yang dihasilkan oleh kelenjar ludah bintang . Selanjutnya didapati pula bahwa sarang burung itu terbuat dari glikoprotein yang juga terdapat pada air liur bintang.
                Pada tahun 1979 Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI, mengadakan penelitian. Ternyata tiap-tiap 100 gram sarang burung mengandung:
a)      281 kalori
b)      37,5 gram protein
c)       32,1 gram karbohidrat
d)      0,3 gram lemak
e)      24,8 gram air
f)       485 mg kalsium
g)      18 mg fasfor
h)      3 mg ferum (besi)
Demikian kandungan sarang burung itu, seperti yang dimuat oleh majalah Trubus. Alquran sekedar menyebutkan, kemudian manusialah yang punya tugas mengadakan penelitian mengapa hal itu disebut, apa keutamaan yang ada padanya.

Sumber : Keajaiban Sains Islam karya Haji lalu Ibrahim M. Thayyib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar